
ARSIP ORANG SOE

Arsip Orang SoE
2 Okt 2024
Pada mulanya adalah iseng. Pameran ini lahir karena keisengan sekaligus kegelisahan para pendiri kolektif untuk mencari tahu seperti apa kota SoE tempo dulu. Kala itu, tubuh kolektif belum nampak. Ia hanya sekadar obrolan antar-teman, yang memiliki minat dan ketertarikan yang sama. Segalanya kemudian dimulai dari diri sendiri: membongkar-bangkir album foto lawas yang tersimpan barangkali di dalam gudang, di rumah-masing-masing.
Keisengan kemudian berlanjut. Mulai terlihat bentuknya menjadi sesuatu yang lebih serius. Dalam kurun waktu dua (2) tahun, terhitung sejak 2022-2024, banyak hal yang terjadi. Lahir kolektif Arsip Orang SoE, 2000-an arsip terkumpul lewat berbagai cara, dan ancang-ancang pameran arsip pun dilakukan. Keterhubungan dan dukungan dari berbagai pihak, mendorong bentuk ini untuk terus bergerak.
Pada 3-12 Oktober 2024, lahirlah Pameran Arsip Jejak Temu: Perjalanan Kota SoE Abad 20. Selain sebagai ruang edukasi, pameran ini juga merupakan sebuah ruang kreatif untuk mendialogkan antara SoE pada masa lampau, masa kini, dan masa depan. Pameran ini dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Sonaf Oe’nakan sebagai Lokasi I, Aula Gereja Maranata sebagai Lokasi II, dan Café Bethania SoE sebagai lokasi III. Ada 34 relawan yang membantu proses persiapan hingga terselenggaranya pameran ini. Juga dukungan yang kami dapat dari pihak gereja, keluarga kontributor arsip, pemantik dan penanggap cerita, pengisi acara, seniman, pemerhati kota, sekolah, dan pemerintah.
Dalam kurun waktu 10 hari, ada lebih dari 500 orang yang mengunjungi pameran. Semuanya berasal dari latar belakang yang berbeda. Ada orang tua, anak muda, juga anak-anak. Ada yang dari SoE, Kupang, maupun turis mancanegara yang kebetulan lewat di SoE. Kesan positif ditinggalkan oleh mereka, yang merasa haru, senang, dan juga bangga, saat melihat arsip foto orang tua atau kerabat atau kenalan mereka dipajang di pameran arsip publik ini.









